Sabtu, 05 Agustus 2017

Puisi "Sepenggal Kisah Tukang Becak"

Sepenggal Kisah Tukang Becak
Karya : Dina Fathimah

Malam itu basah
Tetes demi tetes jatuh ke hamparan tanah
Dingin itu beku
Namun dia tetap mengayuh dengan kaku

Betisnya kecil
Badannya pun kecil

Hingga kayuhannya berhenti
Ia turun dari tempat duduk
Mengamati ban belakang yang tipis
Tetapi ia tak sedikitpun termangu

Ia coba berkata
Tapi yang kudengar ia bergumam
Ia tak mampu berkata
Hanya mampu berisyarat

Ternyata ia tuna wicara
Namun gerakan tubuhnya tetap cekatan
Aku terpaku
Melihatnya memperbaiki ban belakang becaknya

Ban itu tipis
Ban dalam dan luarnya keluar dari porosnya
Ia menyuruhku menunggu disini
Karena ia akan memompa ban nya

Beberapa menit kemudian ia datang
Kulihat ban belakangnya
Namun ban itu masih seperti tadi
Seperti tadi sebelum ia pergi

Aku melihatnya kasihan
Rambutnya cepak dan basah terkena gerimis
Kaosnya tanpa lengan
Celananya hitam sepanjang lutut
Sandalnya hitam terbuat dari karet

Sungguh perjuangan hidup yang keras
Yang belum pernah kualami sekeras itu

Tuhan berikanlah ia kebahagiaan
Sungguh hanya itu yang bisa kuberikan untuknya




Sekretariat,12.38 pm
Selasa, 3 April 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar